Teh Hangat dan Sepotong Cokelat

Teh Hangat dan Sepotong Cokelat

Dunia berputar terlalu cepat.
Berkejaran semua permintaan dan peraturan
Mengepung kau dalam pekat

juga semua kapan yang terlontar

Kapan kau berjalan?
Kau berjalan
Kapan kau berlari?
Kau berlari
Kapan kau terbang?
Kau terdiam.

Kawan, terbang bukan untuk manusia.
Ini sungguh tidak ada habisnya.

Mereka bilang kau terlambat
Tidak. Dunia yang berputar terlalu cepat.

Mereka bilang kau sangat rendah
Tidak. Mereka yang mendongak terlalu tinggi.

Kau lelah.
Kau terluka.

Jadi sekarang, duduklah dulu
Di pinggir jendela pagi hari
Ini segelas teh hangat untukmu
juga sepotong cokelat.

Tak perlu hiraukan berat badan
dan apa yang akan terjadi dengan penampilan.

Kau cantik. Kau tampan.
Kau baik.
Kau benar.
Kau menjalani semuanya.
Kau bertahan.

Terima kasih.

– 22 Agustus 2015

pena runcing
ahazrina

sajak, kata, kisah, potret, pena

Author: ahazrina

sajak, kata, kisah, potret, pena

2 thoughts on “Teh Hangat dan Sepotong Cokelat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *