You Drive Me Crazy : Leaves You Wanting More

you drive me crazy

You Drive Me CrazyFinally found another fun and interesting drama!

Seperti yang udah pernah saya bilang, dunia drakor itu musiman, kalau lagi musim drama bagus ya bagus-bagus semua. Tapi kalau lagi nggak musim, susah banget nemu drama yang sreg di hati, yang bikin saya sampai kebawa senyum-senyum sendiri bahkan sampai udahan nontonnya 😀 Well, itu tentu aja kembali lagi ke selera masing-masing, sih.

Dan untuk drama You Drive Me Crazy ini, short drama tepatnya, seru dan menarik menurut saya. Saya emang cukup menunggu drama ini karena tahu yang main itu Kim Seon Ho, yang dari awal saya lihat dia udah suka banget sama aktingnya.

Sedihnya, saya kira ini drama panjang atau setidaknya kayak drama reguler biasa sekitar 16 episode. Tapi drama ini cuma ada 2 episode, yang dipisah jadi dua part setiap episodenya. Mau lihat Kim Seon Ho lebih lama lagi padahal 🙁

Sinopsis singkat drama ini yang saya baca di internet adalah kisah tentang dua orang yang udah sahabatan lama, tapi karena satu kejadian ‘kecelakaan’ akhirnya hubungan mereka jadi rumit dan menggantung antara persahabatan dengan cinta. Sinopsis ini juga yang bikin saya tertarik buat nonton, karena saya pribadi emang suka cerita-cerita tentang teman lama yang akhirnya saling suka hahaha. Saya termasuk orang yang percaya kalau cewek sama cowok itu nggak mungkin jadi sahabat tanpa pernah ada apa-apa, dan cerita sahabat-jadi-cinta di drama-drama itu selalu menyenangkan buat ditonton.

Karena drama ini cuma dua episode dan saya udah nonton sampai habis, jadi saya akan me-review isi keseluruhannya. Sebenernya ini agak jadi tantangan juga buat saya untuk me-review tanpa banyak kasih spoiler, soalnya singkat banget dramanya juga kan. But I’ll try to keep it as minimum as possible, dan nggak akan mengurangi esensi dari keseluruhan cerita drama ini 🙂

The Cast: You Drive Me Crazy

Male Lead: The Genius Painter

you drive me crazy

Kim Rae Wan (Kim Seon Ho; Two Cops, Strongest Deliveryman) adalah seorang pelukis yang cukup terkenal. Kim Rae Wan ini tangannya ahli, mulai dari melukis, memasak, sampai seneng beres-beres juga. Personality Kim Rae Wan seperti layaknya para seniman yang sering digambarkan di drama-drama; jenius tapi agak picky. Kim Rae Wan juga tahu banget gimana ngomong sama wanita dan apa yang mau mereka dengar, jadi nggak heran kalau dia selama ini banyak pacarnya 😀

Dibanding tokoh-tokoh yang pernah diperankan Kim Seon Ho yang udah saya tonton sebelumnya, tokoh Kim Rae Wan ini emang agak lebih ‘serius’ dan cool. Kalau yang sebelum-sebelumnya kan tokohnya lebih lepas, apalagi di Two Cops. Tapi di drama ini juga, Kim Seon Ho terlihat lebih ganteng dari sebelumnya; terutama senyumnya, dengan lesung pipitnya yang entah kenapa kok terlihat makin manis hahaha. Jadi yang awalnya saya suka dia karena seneng lihat aktingnya yang natural kayak nggak ngapalin naskah, sekarang makin-makin suka karena dia terlihat lebih ganteng 😀

Female Lead: The “Transformer” Translator

you drive me crazy

Female lead-nya adalah Han Eun Seong (Lee Yoo Young; Tunnel, The Treacherous), seorang translator Bahasa Prancis yang masih struggle untuk keep in track dalam pekerjaannya. Awalnya, Han Eun Seong ini terlihat sangat-sangat biasa menurut saya. Apalagi saya baru pertama kali nonton aktris ini, yang saya sempet agak bete kok Kim Seon Ho sekalinya jadi lead dipasangin sama aktris ini.

Tapi lama-lama ketika karakternya mulai keluar, ternyata makin menarik untuk dilihat. Han Eun Seong digambarkan sebagai wanita yang easy going dan cenderung agak sembrono. Cuma nggak kayak di drakor kebanyakan yang kerjaannya dikit-dikit bikin masalah yang kemudian diberesin sama male lead-nya. Han Eun Seong ini berusaha keras dalam hidup dan pekerjaannya, meski begitu dia tetap bisa menikmati hal-hal kecil dalam hidupnya. Satu yang saya seneng dari tokoh Han Eun Seong adalah dia sangat menghargai orang lain, terutama bagaimana dia merespon saat orang lain bicara.

Terus, siapa orang ketiganya?

Ya namanya juga drakor, nggak seru dong kalau nggak orang ketiga yang semakin mengguncangkan hubungan leads kita 😀

Energetic yet Melancholic Musician

Second lead yang pertama adalah Yoo Hee Nam (Sung Joo; The Liar and His Lover), seorang musisi muda yang sangat bebas mengekspresikan apa yang dia rasakan dan dia mau. Yoo Hee Nam ini sebenernya adalah kenalannya Kim Rae Wan, tapi kemudian ketemu Han Eun Seong yang lagi di rumah Rae Wan.

Hmmmm… actually I don’t wanna talk much about her 😀

Second lead yang kedua adalah Moon Seo Jung (Kwon Doh-Woon), seorang part timer di cafe milik seniornya Kim Rae Wan. Seperti yang saya bilang di atas, saya nggak begitu mau bahas banyak soal dia 😀 Nggak ada hal menonjol dari tokoh ini yang bikin saya tertarik atau simpatik, mungkin karena munculnya juga sedikit-sedikit. Meski sebenernya dia ini cantik kalau karakternya nggak nyebelin hahaha bisa begitu ya 😀

The Character and Chemistry

you drive me crazy
When they’re in sweet mode…
And when they’re in fight mode 😀

Hal yang saya seneng dari kisah teman lama, teman kecil, dan semacamnya adalah kita sebagai penonton nggak perlu banyak waktu untuk melihat bagaimana para karakter membangun chemistry dan kedekatannya. Kisah semacam ini cocok untuk short drama kayak gini yang emang nggak memiliki durasi sepanjang drama biasa. 

Karena diceritakan udah bersahabat selama 8 tahun, kedekatan antara Kim Rae Wan dan Han Eun Seong ini udah terbangun banget; plus chemistry-nya juga. Saya suka setiap dialog mereka yang mengalir begitu aja. Kayak nggak ada plot-nya, karena dari satu bahasan menclok ke bahasan lain. Ya kayak kalau kita ngobrol sama teman lama aja kan pasti menclok sana-sini, nyambung sana-sini.

Apa yang paling disuka?

Hal yang paling saya suka dari interaksi dua orang itu adalah bagaimana mereka bisa saling menerima dan memahami satu sama lain. Ini karena saking udah lamanya temenan dan udah tahu luar dalam satu sama lain.

Terutama gimana Kim Rae Wan yang sangat-sangat bisa menghadapi Han Eun Seong dengan segala antics-nya, apalagi kalau Eun Seong lagi mabuk atau stres gitu. Dia juga ‘mengurus’ Eun Seong dengan baik, terutama masakin makanan-makanan enak saat Eun Seong susah nyari waktu makan di sela-sela pekerjaannya.

Setiap saya nonton drama dengan tokoh semodel gini, saya langsung jatuh hati dan merasa kalau tokoh semacam itu tipe ideal banget. Orang yang bisa nerima kita meskipun udah tahu gimana jelek-jeleknya kita, dan tetap bertahan di samping kita despite everything itu kan langka banget.

Orang yang asyik banget jadi teman, asyik diajak cerita dan main, ditambah lagi so sweet gitu kan namanya drama; lebih langka lagi. Semacam Lee Dong Wook di Bubble Gum dan Im Sung Min di Age of Youth 2 (played by Son Seung Won). Meski tentu aja, Im Sung Min itu sampai saat ini tiada tanding idealnya 😀

Terus, apa lagi?

Selain itu, saya juga suka gimana mereka tahu banget bagaimana caranya menghibur satu sama lain saat ada masalah. Mereka nggak menggunakan kata-kata klise semacam nasihat, hwaiting, dan semacamnya. Tapi justru sambil becanda atau hal lain yang nggak serius-serius banget, tapi tetep menghibur. Juga gimana Han Eun Seong yang bisa banget menghargai apa yang dilakukan Kim Rae Wan, sekecil apapun itu.

Jadinya klop mereka berdua, sama-sama bisa memahami dan tahu gimana menghadapi satu sama lain. Saya jadi mikir mungkin aja Kim Rae Wan sering ganti-ganti pacar karena ya dia belum nemu yang pas sama dia. Nggak ada yang kayak Han Eun Seong itu.

Terus, saya juga melihat kalau karakter kedua leads kita ini saling melengkapi karena sama sekali berbeda satu sama lain. Kim Rae Wan yang agak picky meski sebenernya care kalau udah deket, dengan Han Eun Seong yang terkesan seenaknya dan bertindak sesuai yang dia mau. Jadi Han Eun Seong bisa dengan cuek ‘menerobos’ batas-batas yang dimiliki Kim Rae Wan dan kemudian mereka pun bisa jadi deket banget. Seneng aja jadinya kalau ngelihat interaksi mereka berdua, klop gitu terlihatnya.

Yap, that’s right.

The Story of You Drive Me Crazy

you drive me crazy
Well, we predicted this, right?

Dari awal baca sinopsisnya, sebenernya udah ketebak banget bakal gimana jalan cerita dari drama ini. Karena sebenernya cerita semacam ini juga bukan hal baru lagi di Kdramaland, tapi tetep aja seru buat kita tonton. Jadi hubungan mereka jadi rumit dan kacau, yang mereka juga awalnya nggak tahu apa yang sebenernya mereka mau. Sekalipun mereka akhirnya udah tahu apa yang mereka inginkan, mereka nggak bisa lantas melakukan hal itu karena status persahabatan mereka.

Sayangnya You Drive Me Crazy ini pendek banget kan cuma dua episode, jadi kurang mendapat ruang. Terutama buat menceritakan bagaimana awkward-nya hubungan mereka setelah kejadian itu. Juga buat menjelaskan bagaimana kerumitan dan kekacauan hubungan mereka yang jadinya jadinya nggak jelas. Mereka jadi seolah teman tapi juga bukan kayak teman.

Ruang buat menjelaskan bagaimana proses perkembangan hubungan mereka berdua jadi sempit, jadi kayak terlalu buru-buru. Padahal saya pengen banget lihat mereka berdua lebih lama, melihat gimana cerita mereka dijelaskan lebih panjang.

You Drive Me Crazy juga menceritakan gimana maju mundur nggak jelas-nya seorang wanita yang tergambar dengan relatable banget oleh tokoh Han Eun Seong. Gimana dia pengen tahu kejelasan antara mereka, tapi pas udah ada tanda-tanda kesana malah mundur teratur. Gimana dia yang mau melepas, tapi juga nggak mau dilepas. Ya namanya juga cewek kan suka nggak jelas maunya apa 😀

Tapi anehnya, saya ngerti gitu kenapa Han Eun Seong melakukan hal itu. Ngerti bagaimana kerumitan pikiran dan perasaan dia saat menghadapi hal itu. Jadi mungkin kalau cewek yang nonton drama ini juga bakal ngerti sama apa yang dilakukan dan dirasakan Han Eun Seong. Meski yah, tetap geregetan juga 😀

Me, every time watching them being frustrating

Final Thought

Alangkah menyenangkannya kalau You Drive Me Crazy sedikit lebih panjang, itu hal yang selalu muncul di pikiran saya setelah selesai nonton. Mungkin kalau 16 episode memang akan kepanjangan dan kehabisan cerita yang jadinya malah ngalor ngidul atau ngebosenin. Kayak kasus Bubble Gum atau Fight for My Way hehe.

Cuma dua episode itu pendek banget banget banget, seengganya drama ini butuh minimal 8 atau 10 episode kalau menurut saya. Jadi lebih puas melihat gimana perkembangan cerita mereka dan gimana chemistry mereka yang dapet banget. Plus tentunya lebih lama lagi ngelihat Kim Seon Ho dengan segala pesonanya 😀

Karena emang nggak puas banget nonton kisah mereka cuma dalam dua episode. Kayak pengen terus-terusan nonton mereka berdua dalam satu layar. Cerita drama ini mungkin klise dan bukan sesuatu yang baru, udah ada juga beberapa drama yang mengangkat tema serupa. Tapi saya enjoy aja nontoninnya, apalagi ada unsur komedinya juga kan jadi nggak bosen aja. Ceritanya juga nggak terlalu melow, jadi nggak serius banget tapi juga nggak terlalu ringan.

Terus karena terlalu pendek…

Jadinya saya sendiri agak kesulitan pas awal nonton untuk mengikuti gimana kerumitan hubungan mereka. Kan mereka emang jadi sama-sama ruwet tuh, dan numpuk kan muncul kejadian-kejadian dan orang-orang lain. Jadinya agak kayak timpang tindih karena durasinya terlalu pendek.

Tapi karena saya seneng sama ceritanya, akhirnya saya tontonin lagi dari awal. Baru deh ngerti gimana kekacauan hubungan mereka yang ingin digambarkan di drama ini.

Saya cukup merekomendasikan drama ini sebagai tontonan yang menghibur. Drama ini kayaknya bisa diterima juga oleh penonton secara general meskipun seleranya beda-beda. You Drive Me Crazy nggak terlalu romantis banget, nggak terlalu serius banget; tapi sangat entertaining menurut saya. And make me want to see it more, and more, and more hahahaha. Ya semoga aja sih dua leads kita dipertemukan lagi di lain drama dengan cerita yang nggak kalah bagusnya juga (masih tetep berharap :D)

Well then, selamat menonton!

you drive me crazy
And get ready to fall for his charms! Especially his smile <3
pena runcing
ahazrina

sajak, kata, kisah, potret, pena

Author: ahazrina

sajak, kata, kisah, potret, pena

One thought on “You Drive Me Crazy : Leaves You Wanting More”

  1. Suka banget sama bagian ini:
    "Drama ini juga menceritakan gimana maju mundur nggak jelas-nya seorang wanita yang tergambar dengan relatable banget oleh tokoh Han Eun Seong. Gimana dia pengen tahu kejelasan antara mereka, tapi pas udah ada tanda-tanda kesana malah mundur teratur. Gimana dia yang mau melepas, tapi juga nggak mau dilepas. Ya namanya juga cewek kan suka nggak jelas maunya apa 😀 "

    dan inget banget sama yang ini:
    "Saya termasuk orang yang percaya kalau cewek sama cowok itu nggak mungkin jadi sahabat tanpa pernah ada apa-apa, "

    😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *